Alasan janggal pemicu perceraian selain kasus perselingkuhan ksjsj
Alasan utama pasangan menyatakan cerai sebagian besar disebabkan oleh ketidaksetiaan, umumnya main serong, berselingkuh dibelakang pasangan.
Ini menunjukkan hal paling tidak bisa diterima oleh salah satu pihak dan berujung perpisahan. Siapa sih yg bs tinggal dengan pasangan yg berselingkuh? Meskipun sulit keputusan berpisah menjadi jalan paling mentok untuk di ambil.
Tapi taukah anda bahwa di beberapa kasus justru keputusan bercerai disebabkan dengan alasan lain. Bisa dikatakan alasan -alasan yg tidak masuk akal, aneh, dan sepele. Beberapa narasumber menyatakan alasannya antara lain
1. Tidak cocok lagi
Alasan ini termasuk pernyataan paling favorit para pesohor. Sering saat menonton acara gosip di televisi sebagian artis memutuskan bercerai karena mereka sudah tidak ada kecocokan satu sama lain. Nah yang gag cocok dimananya? Sejak awal, dua orang yang berbeda karakter, beda latar belakang disatukan dalam pernikahan dan mereka di cocok kan. Memang dari asalnya setiap manusia gag cocok satu sama lain. Berbeda prinsip dan berbeda asal usul, belum lagi perbedaan agama, suku, bahasa, ya kan. Jadi alasan yang pertama ini sering kali kita dengar pemirsa.
2. Tidak betah tinggal dengan mertua
Nah alasan ini masih bisa sedikit ditoleransi meskipun terdengar umum. Banyak dari kita yg berkeinginan menikah tetapi belum punya hunian. Jangankan sewa rumah, tinggal di rumah kos masih terlalu kejam membiarkan pasangan baru untuk tinggal di sana. Terpaksa masih menumpang dirumah orang tua salah satu pasangan. Hal ini paling banyak dialami menantu perempuan. Sebab biasanya kaum lelaki lah yang berkewajiban menopang hidup istri termasuk membawanya pulang ke rumah orang tua. Dan disana lah drama baru dimulai. Beruntung bila mendapat mertua yang sayang dan pengertian. Tetapi sebagian ada mertua yg terdengar "sadis" maksudnya dalam bertutur kata ya pemirsa. Alasan yg kedua ini terdengar sangat sepele tapi jika dipendam terlalu lama mungkin bisa meledak dan menyebabkan pertengkaran antara pasangan.
3. Pasangan tidak taat beribadah
Alasan ini cukup penting ya bagi sebagian orang. Ibadah adalah kunci berkah sebuah keluarga. Meskipun saat muncul alasan ini akan banyak orang yang justru mengkritik peran pasangan yg lain. Mengapa? Sebab tidak membantu perubahan pasangan atau tidak getol berusaha membujuk pasangan untuk beribadah. Saya yakin itu sudah dilakukan yah. Tapi hati manusia yang seperti batu tidak mudah kita ketuk hatinya untuh rajin beribadah terutama pasangan yang kita kasihi. Tapi kesabaran mungkin sudah mencapai batas maksimum dan berpisah menjadi pelajaran terbaik.
4. Pasangan tidur mendengkur
Ini adalah alasan paling sepele. Tapi berdampak besar bagi kualitas hidup pasangan lain. Coba bayangkan dengkuran macam apa yang menyebabkan pasangan memilih kabur. Benarkah ada dengkuran yang tidak bisa di maklumi? Bertahun tahun tidur disamping orang yang dikasihi tapi membuat kualitas tidur kurang dan akhirnya kesehatan terganggu, begitu kah?
Entah alasan mana yang paling rasional tapi jika menemukan kasus seperti ini di sekitar kalian hendaknya memberi saran yang baik atau bila terjadi pada diri sendiri alangkah baiknya mencoba berpikir dua kali sebelum memutuskan berpisah. Pada dasarnya pernikahan bukan alasan tapi amalan. Menikah menjadikan kita lengkap tapi bervariasi.
Komentar
Posting Komentar